Friday, May 13, 2016

Mengatasi Mobil Zebra yang sering mogok saat hujan

Salam Bro.

Musim penghujan tak jarang membawa masalah tersendiri bagi pemilik mobil. Apalagi jika melintasi jalan-jalan yang langganan tergenang air saat hujan. Kebanyakan mobil tidak menghadapi kendala serius kalau melewati genangan air, namun beberapa jenis mobil punya kelemahan. Sedikit saja melewati batas ketinggian genangan yang diizinkan, mobil bakal mogok.

Salah satu jenis mobil yang termasuk rawan jika harus melewati genangan air adalah Daihatsu Zebra Espass. Mobil yang satu ini tak tahan banjir karena posisi delco distributor posisinya cukup rendah. Letak jantung pengapian mesin mobil ini tingginya kira-kira di atas lutut dengan posisi horizontal alias tidur, di sebelah kiri mesin

Posisi ini membuat delco bisa kemasukan air jika menerjang genangan air yang tinggi. Kalau sudah masuk ya akan mbrebet lalu mogok. Karena yang diserang adalah pengapiannya. Sebenarnya air tidak masuk secara frontal tapi menyebabkan pengembunan di dalam tutup delco.


Solusi yang bisa diambil pada umumnya membungkus delco dengan kantong plastik. Meski sederhana cara ini juga cukup membantu pemilik mobil. “Bisa membantu kalau hujan-hujan begini. Gunanya untuk melindungi delco dari guyuran air. Secara teknis nggak menganggu kerja pengapian,” ujarnya. Jika sudah terlanjur kemasukan air, cara mengatasinya sebenarnya cukup mudah.

Berbekal kunci 8, lap kering dan tisu, Anda tinggal membuka tutup delco lalu mengeringkan bagian dalamnya. “Tapi harus benar-benar kering, kalau masih lembab jangan dipasang dulu. Setelah kering, biasanya mobil bisa berjalan normal kembali. Selain cara sederhana tadi, Daihatsu sebenarnya sudah menyediakan alat khusus yang biasa disebut antimo.
Antimo itu pipa kecil di tancapkan di delco pada lubang hawa, biasanya dapat gratis dari tempat service resmi daihatsu

Kalau males ke delaer bisa buat dari pipa tembaga bekas pia AC yang kecil, buat bengkok huruf L 5 cm yang pendek sisanya bisa hampir 15 cm. ujung pendek tancapkan di lubang hawa delco dengan dibalut plester putihnya pipa ledeng. lalu lem dengan lem yang hitam itu (maaf gak tahu namanya) bengkokan dan arahkan ke belakang (antisipasi cipratan air dari depan. lalu ujung pipa masih saya tambah lagi dengan selang plastik sekitar 10cm. jadinya panjang juga. kebetulan bagian belakang roda depan kiri ada karet pelindung cipratan air dan di bawah delco ada plat besi juga untuk pelindung delco.. 
walhasil air setinggi ban masih berani ditembus. 

Mengatasi Performa Suzuki Thunder 125

Salam Bikers.
Sebelum saya membahas masalah performa thunder 125, perkenalkan dulu nama saya agus, asli jawa timur tinggal di bekasi, saya termasuk baru menggunakan motor thunder. Awalnya banyak yang nentang kalo saya beli thunder, apalagi bekas, tapi dengan modal Rp. 3.000.000 saya sudah dapat motor thunder tahun 2007. mulai disini saya mulai jatuh cinta dengan Thunder 125.

Untuk selanjutnya saya akan membahas beberapa masalah yang saya alami dan cara untuk mengatasinya. Masalah pertama yang saya alami adalah masalah kelistrikan. karena saya dulu sekolah jurusan otomotif saat smk jadi saya beranikan diri untuk mengotak-atik thunder saya. Masalah kelistrikan yang saya alami adalah tentang lampu yang tidak terang dan cara mengatasinya adalah dengan mengganti head lampnya, kedua bohlamnya dan setelah saya coba tidak berhasil. saya pakai cara kedua dengan mengganti kiproknya, memang berhasil tapi hanya bertahan selama satu minggu, setelah itu masalah itu muncul lagi dengan doku sedikit banyak saya harus mengganti accunya. dengan cara ini memang bisa akan tetapi setelah 3 bulan masalah saya muncul lagi, dan dengan sangat terpaksa saya disarankan mengganti spulnya. setelah ganti spul ternyata aman terkendali dan lancar jaya tidak ada masalah lagi dengan kelistrikan. dan sekarang performa kelistrikan motor thunder saya teratasi. tapi ingat untuk sparepart yang rentan jangan gunakan yang kw, mahal dikit kalo original pasti awet. dan untuk semua item diatas saya menghabiskan dana sekitar 1 Jtan.



Setelah masalah kelistrikan muncul masalah performa karburator. Tarikan berat dan tenaga kurang top speed hanya 90km/jam. setelah saya cari cari ternyata masalahnya ada di filter udara saya. ada tutup yang memperkecil angin yang masuk ke karburator. tempat tutup itu ada disamping kiri motor. buka tutup dan lepas mur 3 pcs yang di tengah ya, jangan yang di pinggir, setelah itu tutup setelan karbu nyampe habis dan buka kembali 3,5 putaran x 360 derajat. setelah itu lepas busi dan copot ring businya, kalo rumah businya bagus pasti tidak akan ada kebocoran. nah setelah itu silahkan dicoba sendiri dirumah semoga bermanfaat tulisan saya ini. 

salam bikers.